BERITA TERKINI
Pemerintah Buka Peluang Kerja Sama dengan Perusahaan Migas Tiongkok untuk Dongkrak Produksi, Termasuk Kajian EOR di Blok Rokan

Pemerintah Buka Peluang Kerja Sama dengan Perusahaan Migas Tiongkok untuk Dongkrak Produksi, Termasuk Kajian EOR di Blok Rokan

Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menyatakan telah ada pembicaraan dengan perusahaan minyak dan gas asal Tiongkok untuk membuka peluang kerja sama yang bertujuan meningkatkan produksi migas nasional.

Sekretaris Jenderal KESDM Dadan Kusdiana, yang juga menjabat Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas, menyampaikan hal tersebut saat ditanya mengenai informasi keterlibatan PetroChina International Ltd dalam penerapan enhanced oil recovery (EOR) di Blok Rokan.

“Sudah ada pembicaraan-pembicaraan untuk membuka kerjasama dalam rangka peningkatan produksi,” kata Dadan di Jakarta, Senin (9/9/2024).

Dari sisi SKK Migas, Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan induk perusahaan PetroChina, yakni CNPC, memiliki pengalaman panjang dalam chemical enhanced oil recovery (CEOR), termasuk kegiatan CEOR berskala besar di Daqing.

“Perlu dijajaki kemungkinan untuk bermitra menggarap CEOR di Rokan,” ujar Benny pada kesempatan yang sama.

Informasi yang diterima menyebut PetroChina terlibat dalam pengerjaan EOR di Blok Rokan bersama mitra lainnya, termasuk PT Pertamina. Blok Rokan disebut sebagai salah satu blok minyak terbesar di Indonesia dan memiliki peran penting bagi produksi minyak nasional.

Seiring penurunan output yang terjadi dari waktu ke waktu, EOR dinilai menjadi metode untuk memaksimalkan potensi produksi. Teknologi EOR yang digunakan di Blok Rokan mencakup sejumlah metode, seperti injeksi air dan injeksi bahan kimia, termasuk injeksi polimer, untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir.

Injeksi air telah lama menjadi metode dominan di Blok Rokan. Namun, dengan penurunan alamiah produksi, penerapan teknologi EOR yang lebih canggih dipandang penting untuk menjaga tingkat produksi.

Setelah transisi pengelolaan Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina, Pertamina melanjutkan implementasi EOR di wilayah kerja tersebut serta bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk PetroChina, untuk memperbarui dan meningkatkan teknologi EOR yang diterapkan.