BERITA TERKINI
Pemerintah Dorong Kawasan Industri Halal untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Target Global Halal Hub 2024

Pemerintah Dorong Kawasan Industri Halal untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Target Global Halal Hub 2024

Tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berlanjut pada kuartal III 2022 dinilai menunjukkan produktivitas ekonomi nasional yang terus membaik sejak pandemi COVID-19. Salah satu faktor yang disebut turut mendukung pertumbuhan tersebut adalah berkembangnya Kawasan Industri Halal di Indonesia.

Pemerintah terus mendorong penguatan Kawasan Industri Halal melalui pembentukan ekosistem halal yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Presiden Joko Widodo juga mengamanatkan penguatan berbagai upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai Global Halal Hub pada 2024.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual saat pembukaan The 9th OIC Halal Expo and World Halal Summit di Istanbul, Turkiye, Kamis (24/11/2022). Menurut Airlangga, visi Indonesia sebagai Global Halal Hub pada 2024 diwujudkan melalui sejumlah kebijakan yang mendukung percepatan pengembangan kawasan industri halal.

Hingga kini, beberapa kawasan telah memperoleh IUKIH (Izin Usaha Kawasan Industri Halal), antara lain Halal Modern Valley di Banten, Safe Lock Halal Industrial Park di Jawa Timur, serta Bintan Inti Halal Hub di Kepulauan Riau.

Airlangga juga menyebut posisi Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 dalam The Global Islamic Economy Indicator pada laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE). Capaian itu turut didukung performa Indonesia yang masuk 10 besar di sejumlah sektor ekonomi halal, seperti pangan, keuangan syariah, farmasi dan kosmetik, serta fesyen.

Ia menilai peran UMKM dan Kawasan Strategis Ekonomi menjadi signifikan untuk mencapai target Global Halal Hub 2024. Meningkatnya gaya hidup halal di dalam negeri dinilai menciptakan pasar domestik yang kuat, sementara kemudahan berusaha di Kawasan Strategis Ekonomi seperti KPBPB dan KEK disebut memperluas akses menuju pasar global.

Selain penguatan di dalam negeri, Airlangga menekankan pentingnya kolaborasi tingkat regional di antara negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), terutama dengan Republik Turkiye.

The 9th OIC Halal Expo and World Halal Summit merupakan pameran yang diselenggarakan OKI dan The Standard and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC) di Istanbul pada 24–27 November 2022. Dalam kegiatan ini, Indonesia membangun paviliun terbesar dan diikuti sejumlah pemerintah daerah yang memiliki potensi halal.

Salah satu yang ikut serta adalah KPBPB Bintan Wilayah Tanjungpinang dari Provinsi Kepulauan Riau, yang menawarkan Kawasan Industri Halal Terintegrasi di kawasan Dompak dan Senggarang. Airlangga menyatakan pemerintah mendukung pengembangan industri halal melalui kemudahan berusaha di FTZ, KEK, dan kawasan industri, yang didukung industri manufaktur.

Pada rangkaian acara tersebut, Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan Kemenko Perekonomian Kartika Listriana terpilih menjadi pembicara dan mempresentasikan kajian dalam konferensi World Halal Summit. Kajian itu membahas analisis pengembangan Kawasan Industri Halal di KPBPB untuk memasuki rantai halal global dan merespons isu ketahanan pangan.

Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 47 pembicara dari lebih dari 26 negara dengan tema “Exploring All Aspects of the Growing Global Halal Industry”. Penyelenggaraan forum tersebut diharapkan dapat menjangkau investor potensial pada bidang rantai pasok halal yang lebih luas serta memperkuat jejaring dengan mitra yang memiliki fokus serupa.

Sumber: infopublik.id