BERITA TERKINI
Pemkab Buleleng Gelar Pelatihan Transformasi Digital dan Strategi Pemasaran Inovatif untuk UMKM

Pemkab Buleleng Gelar Pelatihan Transformasi Digital dan Strategi Pemasaran Inovatif untuk UMKM

Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DagperinkopUKM) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro dan UPTD PLUT KUMKM menggelar Pelatihan Transformasi Digital dan Strategi Pemasaran Inovatif bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Buleleng, Rabu (17/9).

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta. Kegiatan tersebut diikuti 25 pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, Dewa Made Sudiarta menjelaskan transformasi digital dalam pemasaran merupakan adaptasi strategis dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan jangkauan, interaksi, serta pengalaman pelanggan melalui kanal digital. Sementara itu, strategi pemasaran inovatif dipahami sebagai penerapan ide-ide baru dalam pemasaran digital untuk membangun daya saing dan efisiensi, seperti personalisasi, konten berbasis data, hingga pemanfaatan influencer.

Ia menambahkan, transformasi digital dan inovasi pemasaran saling berkaitan. Transformasi digital menjadi landasan bagi inovasi pemasaran sehingga pelaku usaha dapat terus menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen dan menjaga keunggulan kompetitif produk di era digital.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Alit Hermawan Arya Putra, konten kreator sekaligus praktisi wirausaha kuliner asal Buleleng, menyampaikan materi mengenai digital marketing bagi pelaku usaha. Ia memaparkan digital marketing sebagai strategi pemasaran yang menggunakan teknologi digital dan internet untuk mempromosikan produk atau layanan kepada audiens target melalui berbagai platform, seperti situs web, media sosial, email, mesin pencari, dan iklan digital, untuk mencapai tujuan bisnis.

Narasumber kedua, I Wayan Suryagama, entrepreneur trainer, pendamping UMKM, serta founder INFOUMKMID, membawakan materi tentang memahami funnel marketing, menentukan target market, menyusun Customer Value Map, serta brand positioning dan AI untuk pemasaran produk. Ia menjelaskan marketing funnel merupakan representasi visual perjalanan calon pelanggan dari tahap belum mengenal merek hingga menjadi pelanggan loyal. Menurutnya, pemahaman funnel marketing dimulai dari penentuan target audiens melalui riset perilaku dan kebutuhan pembeli, lalu menyusun Customer Value Map untuk memvisualisasikan nilai yang diberikan bisnis pada setiap tahapan, dari kesadaran (awareness) hingga loyalitas.

Selama pelatihan, para peserta disebut menunjukkan antusiasme mengikuti rangkaian materi. Pengetahuan terkait transformasi digital dan strategi pemasaran dinilai dibutuhkan UMKM di tengah perkembangan digitalisasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.