BERITA TERKINI
Pengamat: Integrasi Jaringan Jadi Konsekuensi Merger XL Axiata–Smartfren lewat XLSmart

Pengamat: Integrasi Jaringan Jadi Konsekuensi Merger XL Axiata–Smartfren lewat XLSmart

Merger PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang melahirkan entitas baru bernama XLSmart dinilai akan membawa konsekuensi berupa integrasi jaringan kedua operator seluler tersebut. Pengamat telekomunikasi Moch S. Hendrowijono mengatakan, integrasi ini berpotensi mengubah penataan infrastruktur jaringan agar cakupan layanan bisa diperluas tanpa investasi besar pada infrastruktur baru.

Hendrowijono menjelaskan, proses integrasi akan melibatkan pemindahan sejumlah Base Transceiver Station (BTS) yang lokasinya berdekatan ke titik lain. Langkah ini disebut dapat membantu perluasan jangkauan layanan dengan memaksimalkan aset yang sudah ada.

Berdasarkan paparan Hendrowijono, saat ini XL memiliki sekitar 165.094 BTS, sementara Smartfren sekitar 46.000 BTS. Ia menilai jaringan XL lebih luas hingga menjangkau daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Karena itu, ia menyebut di lokasi yang terdapat BTS Smartfren, hampir pasti sudah ada BTS XL.

Menurutnya, integrasi jaringan keduanya berpotensi memperluas cakupan layanan XL-Smart tanpa harus membeli BTS baru. Kondisi tersebut dinilai dapat membuka peluang penambahan jumlah pelanggan secara signifikan.

Selain cakupan, Hendrowijono juga menilai integrasi jaringan dapat meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan spektrum yang tersedia. Ia menyebut salah satu keuntungan besar dari merger ini adalah akses XL terhadap spektrum frekuensi 2.300 MHz milik Smartfren.