BERITA TERKINI
Prabowo Temui APINDO di Hambalang, Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Prabowo Temui APINDO di Hambalang, Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Presiden Prabowo Subianto menggelar audiensi strategis dengan jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin malam, 9 Februari 2026. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional.

Dalam keterangannya yang dibagikan Tim Media Presiden pada Selasa, 10 Februari 2026, Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi erat melalui semangat Indonesia Incorporated. Ia menyampaikan bahwa pembangunan industri perlu menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengajak kalangan pengusaha memperkuat sektor riil, terutama industri padat karya seperti tekstil, garmen, alas kaki, dan mebel. Menurutnya, penguatan sektor-sektor tersebut dinilai strategis untuk menekan pengangguran sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat terbawah.

Audiensi ini dihadiri 22 pengusaha nasional, di antaranya Sofjan Wanandi, Shinta W. Kamdani, dan Sudamek. Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha menyampaikan pandangan serta tantangan yang dihadapi dunia usaha dalam merespons dinamika ekonomi ke depan.

Menanggapi arahan Presiden, APINDO menyatakan komitmen mendukung visi dan misi pemerintah. Dukungan itu diarahkan pada upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan gizi anak, serta penyediaan pendidikan berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah menegaskan komitmen menjaga stabilitas iklim usaha sembari mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara beriringan.