SAMARINDA – Rapat Umum Pemegang Saham Lainnya (RUPSL) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltim Kaltara) atau Bankaltimtara untuk tahun buku 2025 digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Pusat Bankaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda, Kamis (14/8/2025). Rapat yang dihadiri kepala daerah se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara selaku pemegang saham itu menghasilkan sejumlah keputusan, termasuk restrukturisasi manajemen serta penguatan dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman hadir dalam rapat bersama jajaran direksi, komisaris, dan pemegang saham pengendali perseroan. Usai rapat, Ardiansyah menyampaikan bahwa forum tersebut menyepakati kerangka restrukturisasi yang mencakup peran dewan direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah.
“Keputusan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti setelah pengesahan melalui RUPS berikutnya,” ujarnya.
Ardiansyah menekankan inovasi perbankan yang dikelola Bankaltimtara perlu diarahkan agar memberikan keuntungan yang signifikan bagi para pemegang saham, termasuk pemerintah daerah. Ia juga menyebut langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang mendorong peningkatan penyaluran kredit dari 2 persen menjadi lebih dari 5 persen.
Terkait kemungkinan penambahan modal dari Kutim, Ardiansyah mengatakan hal itu belum dibahas dalam rapat kali ini, meski peluang tetap terbuka bagi daerah yang ingin menambah penyertaan modal. “Kutim masih belum memenuhi modal sesuai yang ditanamkan, tetapi kesempatan masih ada,” katanya.
Ia menegaskan komitmen Kutim untuk memperkuat kinerja Bankaltimtara. Menurutnya, bank milik daerah tersebut tidak hanya berperan sebagai institusi perbankan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Ardiansyah berharap kontribusi Bankaltimtara terus meningkat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
RUPSL yang berlangsung sehari penuh itu ditutup dengan penandatanganan hasil keputusan oleh seluruh pemegang saham. Penandatanganan tersebut menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran Bankaltimtara sebagai penggerak ekonomi daerah, sekaligus diharapkan berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

