Pasar saham Vietnam memulai pekan ini dengan tekanan jual, terutama pada saham-saham perbankan dan jasa keuangan. Pelemahan terjadi setelah VN-Index sempat mencatat pemulihan signifikan pada pekan perdagangan 23–27 Maret, usai terkoreksi tajam selama tiga minggu berturut-turut. Di sisi lain, ketidakpastian eksternal, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah, masih membayangi sentimen investor.
Pada penutupan sesi perdagangan Senin pagi, VN-Index turun 22,65 poin menjadi 1.650 poin atau melemah 1,35% dibandingkan sesi sebelumnya. HNX-Index juga turun 2,25 poin ke 240,11 poin (-0,89%). Sementara itu, UPCoM-Index bergerak relatif stabil dan tercatat naik tipis ke 124,56 poin (+0,19%).
Tekanan terbesar terlihat pada sektor perbankan. Sejumlah saham bank melemah, antara lain SHB (-2,27%), STB (-1%), HDB (-2,37%), CTG (-2,16%), dan TCB (-2,12%). Pelemahan juga meluas ke saham jasa keuangan atau sekuritas seperti SSI (-2,77%), VIX (-2,99%), VCI (-2,81%), HCM (-1,12%), dan MBS (-2,09%).
Penurunan turut terjadi di sektor real estat, di antaranya VHM (-0,1%), VIC (-2,34%), DXG (-2,4%), NVL (-2,45%), dan VPI (-1,91%). Pada sektor pangan, beberapa saham juga bergerak turun seperti MSN (-0,68%), VNM (-1,14%), DBC (-1,51%), BAF (-1,15%), dan VHC (-1,7%).
Di tengah koreksi tersebut, sektor minyak menjadi titik terang dengan kenaikan pada BSR (+3,09%), PVS (+1,17%), PVD (+1,4%), OIL (+3,92%), dan PVC (+3,26%). Sektor kimia juga mencatat penguatan, antara lain DPM (+1,46%), DCM (+1,86%), GVR (+1,25%), dan PHR (+0,6%).
Dalam kelompok VN30, hanya dua saham yang menguat, yakni CVR (+1,25%) dan HPG (+0,38%). Sebanyak 25 saham tercatat turun, sementara tiga saham lainnya kembali ke level harga referensi. Likuiditas pasar pada sesi pagi mencapai VND 10.050,754 miliar dengan hampir 377.000 saham diperdagangkan.
Menanggapi pergerakan pasar, analis dari Kien Thiet Vietnam Securities Company menilai bahwa pada grafik mingguan VN-Index ditutup di wilayah positif (+1,52%) setelah tiga pekan berturut-turut melemah. Kondisi ini dinilai mengindikasikan tekanan jual mulai mereda. Dengan ekspektasi indeks akan berkonsolidasi dan bergerak naik setelah pemulihan pekan lalu, mereka menyarankan prioritas pada pembelian baru dan peningkatan kepemilikan saham, sambil menempatkan peluang beli secara strategis saat terjadi fluktuasi. Mereka juga memperkirakan VN-Index berpotensi menguji level resistensi 1.765 poin dalam beberapa minggu mendatang.
Sementara itu, analis dari Vietcombank Securities Company menyarankan investor untuk mencari saham yang stabil atau berada pada level support kuat setelah volatilitas tajam dalam sepekan terakhir. Mereka juga menilai terdapat kelompok industri yang diperkirakan mencatat hasil bisnis menonjol pada kuartal pertama 2026, sehingga memungkinkan pencairan sebagian dana saat pasar berfluktuasi pada sesi-sesi berikutnya. Di saat yang sama, investor disarankan membatasi pembelian saham yang sudah naik tajam dan mendekati level resistensi atau puncak sebelumnya guna menghindari risiko koreksi tak terduga. Beberapa sektor yang disebut penting dalam periode ini mencakup perbankan, ritel, dan konstruksi.