BERITA TERKINI
Usai Mudik Lebaran, Masyarakat Diimbau Tinjau Risiko Aset dan Perlindungan Keuangan

Usai Mudik Lebaran, Masyarakat Diimbau Tinjau Risiko Aset dan Perlindungan Keuangan

JAKARTA — Setelah mudik Lebaran, masyarakat kembali menjalani rutinitas harian dengan berbagai pengalaman perjalanan. Namun, ada hal yang kerap luput dari perhatian, yakni memeriksa kembali kondisi aset serta perlindungan finansial setelah periode libur panjang.

Rumah yang sempat ditinggalkan, kendaraan yang digunakan menempuh jarak jauh, hingga potensi risiko yang muncul selama Lebaran menjadi faktor yang dinilai perlu dievaluasi ulang. Langkah ini disebut penting untuk membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga.

Head of Brand & Corporate Communications PT Sompo Insurance Indonesia Ruthania Martinelly mengatakan perlindungan asuransi sering kali baru terasa ketika musibah sudah terjadi. “Padahal, dengan menyadarinya lebih awal, kita dapat melakukan langkah antisipasi secara lebih matang dan tepat sasaran,” ujarnya melalui keterangan, Minggu (29/3/2026).

Dari perspektif asuransi umum, periode pasca mudik disebut dapat menjadi momentum untuk meninjau kembali risiko aset, baik terkait properti maupun barang berharga, agar perlindungan yang dimiliki tetap relevan dengan kondisi terkini.

Menurutnya, periode setelah Lebaran kerap diiringi meningkatnya potensi kerugian. Risiko tersebut dapat berupa kerusakan rumah akibat faktor lingkungan, pencurian, hingga penurunan performa kendaraan setelah digunakan dalam perjalanan jarak jauh. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini dapat berdampak langsung pada keuangan keluarga.

Karena itu, pengecekan aset disarankan dilakukan setibanya di rumah. Pemeriksaan dapat mencakup instalasi listrik, sistem keamanan, serta kondisi bangunan yang sempat ditinggalkan. Sementara kendaraan yang digunakan untuk mudik juga perlu diperiksa untuk mengantisipasi kerusakan yang tidak langsung terlihat.

Selain pemeriksaan fisik, masyarakat juga diimbau meninjau kembali polis asuransi yang dimiliki, termasuk cakupan perlindungan serta prosedur klaim.

“Mudik mungkin telah usai, namun potensi risiko tetap ada dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ruthania. Ia menambahkan, dengan evaluasi aset dan pemahaman atas perlindungan yang dimiliki, masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang dan terlindungi secara finansial.