Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyerukan partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dalam menyambut Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Ia menegaskan, kejujuran saat pendataan menjadi kunci untuk menghasilkan data yang akurat sehingga kebijakan pembangunan daerah dapat disusun lebih presisi dan tepat sasaran.
Seruan itu disampaikan Fabianus dalam pertemuan bersama jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026). Menurutnya, masa depan ekonomi Manggarai sangat bergantung pada kualitas data yang dihimpun dari dunia usaha.
Fabianus mengingatkan bahwa pencacahan lapangan SE2026 akan dilakukan serentak pada Juli hingga Agustus 2026. Pendataan ditujukan untuk mencakup seluruh skala usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar.
Ia juga menekankan jaminan kerahasiaan data. Data yang diberikan pelaku usaha, kata dia, dilindungi undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk perpajakan maupun audit lainnya.
“Satu jawaban jujur sangat berarti. Tanpa data yang akurat, pemerintah sulit memetakan potensi ekonomi daerah kita. Jangan ragu menerima petugas, karena identitas mereka resmi dan data Anda dijamin rahasia,” ujar Fabianus.
Sementara itu, Kepala BPS Manggarai, Yosef Danu, menjelaskan bahwa SE2026 bertujuan menghadirkan potret menyeluruh mengenai sebaran dan karakteristik usaha. Ia menilai keberhasilan sensus ini penting untuk menentukan arah perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Dukungan juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Manggarai, Paulus Jeramun, M.Si. Ia memastikan pihaknya akan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi untuk memperkuat literasi statistik di masyarakat agar informasi sensus menjangkau hingga wilayah pelosok.
“Kami siap berkolaborasi penuh dengan BPS. Fokus kami adalah memastikan informasi ini sampai ke pelosok, sehingga tidak ada pelaku usaha yang tertinggal dalam pendataan krusial ini,” kata Paulus.
Pemerintah Kabupaten Manggarai menilai SE2026 penting bagi pelaku usaha karena menjadi pijakan bagi pemerintah dalam merumuskan insentif atau bantuan usaha, membantu pemetaan potensi pasar di wilayah Manggarai, serta mendorong pertumbuhan daerah melalui ketersediaan data valid yang dapat mempercepat masuknya investasi.
Melalui sinergi BPS, Kominfo, dan pelaku usaha, pemerintah daerah berharap SE2026 menghasilkan data yang kredibel untuk mendukung upaya mewujudkan Manggarai yang lebih sejahtera.

