Bandung, 3 Maret 2026 — BINUS @Bandung menggelar Seminar Kebangsaan “MPR Goes to Campus” dengan menghadirkan Wakil Ketua MPR RI Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H., Selasa (3/3) di BINUS @Bandung Kampus Paskal. Forum ini menyoroti dampak perubahan iklim yang dinilai tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga berpengaruh pada stabilitas ekonomi, keberlanjutan industri, dan kualitas hidup masyarakat.
Dalam seminar tersebut, isu lingkungan hidup ditempatkan sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara. Mengacu pada Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, serta memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat. Dari amanat itu, transisi menuju energi terbarukan diposisikan sebagai agenda kebangsaan yang perlu dipahami dan didorong bersama oleh pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha.
Eddy Soeparno menekankan pentingnya pendidikan dan partisipasi publik dalam mendorong kepedulian terhadap isu lingkungan, termasuk hak atas udara bersih sebagaimana diatur dalam konstitusi. Ia menyebut percepatan transisi menuju energi terbarukan sebagai langkah yang perlu didukung lintas sektor, termasuk generasi muda.
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan yang produktif sekaligus saluran masukan dari civitas academica—mahasiswa, dosen, dan peneliti—mengenai arah kebijakan pengembangan energi terbarukan yang lebih presisi dan implementatif. Dalam kesempatan yang sama, Eddy mengajak mahasiswa lebih aktif mendorong solusi inovatif untuk menjawab tantangan lingkungan, termasuk melalui pengembangan teknologi dan model bisnis yang berkelanjutan.
Dari pihak kampus, Campus Director BINUS @Bandung Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M. menyampaikan peran perguruan tinggi sebagai simpul penggerak perubahan yang menyatukan dialog, riset, dan kolaborasi untuk menjawab tantangan transisi energi. Ia menyatakan BINUS @Bandung berkomitmen menghadirkan ruang diskusi dan kolaborasi agar mahasiswa memahami tantangan global, termasuk transisi energi dan keberlanjutan lingkungan, serta terdorong berpikir kritis dan solutif atas persoalan di masyarakat.
Deputy Campus Director bidang Academic, Research & Student Development, Dr. Rudy Aryanto, S.E., M.M., menambahkan perspektif akademik mengenai pentingnya pendekatan lintas disiplin—mulai dari teknologi, kebijakan, hingga model bisnis—agar solusi transisi energi dapat saling menopang dan berdampak.
Diskusi dalam seminar turut menyoroti kebutuhan penggunaan teknologi yang efisien serta peran generasi muda dalam mendorong inovasi. Sejumlah gagasan yang muncul diharapkan memperkaya arah kebijakan dan mendorong langkah-langkah praktis yang dapat diimplementasikan secara bertahap.
Melalui penyelenggaraan “MPR Goes to Campus” ini, BINUS @Bandung menyatakan harapannya agar forum tersebut menjadi wadah kolaboratif untuk merumuskan perspektif kebijakan yang lebih progresif sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam percepatan transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Sinergi antara lembaga negara dan institusi pendidikan juga diharapkan menghasilkan gagasan serta solusi yang lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan krisis iklim ke depan.
Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung menegaskan perannya dalam menghubungkan kajian teknologi, kebijakan publik, dan pemikiran kewirausahaan. Kampus ini juga menyebut kolaborasi strategis dengan MPR RI, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam forum tersebut sebagai upaya menjembatani ilmu, kebijakan, dan pasar agar berdampak bagi masyarakat.

