PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meraih enam penghargaan dalam ajang Asian Banking & Finance (ABF) Awards 2025, terdiri dari tiga Wholesale Banking Awards 2025 dan tiga Retail Awards 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja positif Bank Mandiri di segmen wholesale dan retail.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penghargaan ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus berinovasi menghadirkan solusi keuangan yang relevan dan dapat diandalkan oleh nasabah. Ia menyebut Bank Mandiri akan melanjutkan investasi pada teknologi untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan masyarakat.
Dalam kategori Wholesale Banking Awards 2025, Bank Mandiri dinobatkan sebagai “Indonesia Domestic Trade Finance Bank of The Year”, “Indonesia Domestic Cash Management Bank of the Year”, dan “Indonesia Data Governance Bank of the Year”.
Sementara pada Retail Award 2025, Bank Mandiri menerima penghargaan “Indonesia AI & Machine Learning Initiative of the Year”, “Indonesia Data Governance Initiative of the Year”, serta “Indonesia Private Bank of the Year”.
Dari sisi wholesale banking, Darmawan menilai layanan trade finance menjadi komponen penting dalam perdagangan domestik maupun global karena berperan memfasilitasi transaksi serta menyediakan solusi keuangan bagi importir dan eksportir.
Sejalan dengan itu, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan volume transaksi ekspor-impor sebesar 31 persen secara tahunan (year on year/yoy) hingga lima bulan pertama tahun ini. Hingga Mei 2025, volume ekspor yang difasilitasi Bank Mandiri mencapai 31,4 miliar dolar AS, sedangkan volume transaksi impor meningkat menjadi 28,9 miliar dolar AS.
Darmawan menyampaikan capaian tersebut didukung strategi Bank Mandiri dalam menyediakan solusi transaksi documentary credit, documentary collection, dan open account, yang dirancang untuk memastikan kelancaran transaksi bisnis nasabah dari tahap pra-pengiriman hingga pasca-pengiriman. Ia menambahkan perseroan akan terus mengembangkan solusi pembiayaan yang relevan, fleksibel, dan berbasis teknologi untuk memperkuat posisi nasabah di pasar domestik maupun internasional.
Menurut Darmawan, kebutuhan layanan tersebut dapat diakses melalui Kopra by Mandiri yang disebut berperan strategis dalam memperkuat kapabilitas layanan wholesale banking. Platform ini dirancang untuk menyatukan kebutuhan transaksi korporasi dalam satu ekosistem digital yang adaptif dan terintegrasi.
Bank Mandiri juga memperkuat layanan cash management bagi nasabah wholesale untuk pengelolaan kas, termasuk fitur transfer, pembayaran tagihan, payroll, autodebet, virtual account, hingga pengelolaan likuiditas. Perseroan menyatakan layanan ini semakin diandalkan nasabah, tercermin dari transaksi Cash Management Bank Mandiri yang tumbuh 13 persen yoy menjadi lebih dari 550 juta transaksi, dengan nilai transaksi meningkat 20 persen yoy menjadi lebih dari Rp9.500 triliun per Mei 2025.
Dari sisi retail banking, Bank Mandiri menyediakan layanan digital melalui super apps Livin’ by Mandiri. Hingga Mei 2025, aplikasi tersebut digunakan oleh lebih dari 31,6 juta pengguna aktif, dengan total frekuensi transaksi mencapai 1,8 miliar kali dan nilai transaksi sebesar Rp1.744 triliun, tumbuh 12 persen secara yoy.

