BERITA TERKINI
BEI Optimistis Jumlah IPO 2021 Tembus di Atas 50 Perusahaan

BEI Optimistis Jumlah IPO 2021 Tembus di Atas 50 Perusahaan

Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai minat perusahaan untuk melantai di pasar modal melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) meningkat sepanjang 2021. Hingga September 2021, tercatat sudah ada 38 perusahaan baru yang resmi tercatat di BEI.

Kepala Divisi Riset dan Pengembangan BEI, Verdi Ikhwan, mengatakan masih ada sejumlah perusahaan yang menargetkan IPO hingga akhir tahun. Berdasarkan catatan BEI, jumlah perusahaan dalam antrean (pipeline) berada di kisaran 21–27 perusahaan.

“Di tahun 2021 sampai September, sudah ada 38 perusahaan baru yang tercatat di BEI. Di pipeline masih ada sekitar 21–27. Kita berharap sampai akhir tahun bisa tembus di atas 50 dan melebihi pencapaian kita di 2020,” ujar Verdi dalam InfobankTalkNews Media Discussion bertema ‘Outlook Pasar Modal 2022: Momentum Pemulihan Ekonomi dan Imbas Tapering The Fed’, Jumat, 29 Oktober 2021.

Dana IPO Melonjak Dibanding 2020

BEI juga mencatat lonjakan dana yang dihimpun dari pasar modal sepanjang 2021. Jika pada 2020 dana yang dihimpun tercatat mencapai Rp5 triliun, maka pada 2021 dana yang terkumpul dari penawaran saham perdana telah melampaui Rp30 triliun.

BEI menilai peningkatan tersebut turut dipengaruhi aksi korporasi perusahaan besar, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta IPO perusahaan teknologi, termasuk Bukalapak.

Jumlah Investor Tumbuh

Selain dari sisi emiten, peningkatan aktivitas pasar modal juga didorong pertumbuhan jumlah investor. BEI mencatat hingga September 2021, jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 6,4 juta, meningkat 65,74% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

BEI berharap perkembangan pasar modal dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian, sehingga pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.