BERITA TERKINI
Diskusi di RRI Palu Tekankan Edukasi Trading untuk Literasi Keuangan Anak Muda

Diskusi di RRI Palu Tekankan Edukasi Trading untuk Literasi Keuangan Anak Muda

Perbincangan seputar trading dalam program Ngobrol Bareng Komunitas (Ngobras) Pro 1 RRI Palu menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda. Dua trader, Alank Kun dan Kim, menekankan bahwa trading perlu dipahami sebagai proses belajar, bukan semata-mata mengejar keuntungan.

Alank Kun menilai tingginya minat anak muda terhadap trading harus diimbangi dengan edukasi yang memadai agar tidak keliru saat memasuki market. Ia menyebut banyak pemula mudah terbawa tren tanpa memahami dasar-dasar manajemen risiko.

“Anak muda sekarang semangatnya besar, tapi jangan sampai masuk market tanpa tahu ilmunya,” ujar Alank Kun dalam acara Ngobras Pro 1 RRI Palu.

Sementara itu, Kim, trader asal Jawa Tengah, menambahkan bahwa komunitas dapat menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman dan belajar bersama sebelum benar-benar terjun menggunakan modal pribadi. Menurutnya, pemahaman terhadap risiko perlu menjadi prioritas.

“Kalau belum siap dengan risikonya, jangan dulu bicara soal cuan,” kata Kim.

Keduanya juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tetap dalam waktu singkat. Mereka menilai edukasi menjadi kunci agar generasi muda lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial.

Melalui pendekatan yang santai dan terbuka, komunitas trading di Palu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran literasi keuangan sekaligus membangun pola pikir yang lebih rasional dalam mengelola uang. Edukasi berkelanjutan dipandang penting agar masyarakat tidak mudah terjebak tren investasi instan tanpa pemahaman yang matang.