BERITA TERKINI
Friderica Widyasari Hadapi Tekanan IHSG, Sorotan MSCI soal Transparansi Kepemilikan Saham

Friderica Widyasari Hadapi Tekanan IHSG, Sorotan MSCI soal Transparansi Kepemilikan Saham

Jakarta — Friderica Widyasari Dewi menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah pada awal tahun ini. Friderica, yang akrab disapa Kiki, baru ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-16 masa persidangan IV tahun sidang 2025–2026 di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Kiki menggantikan Mahendra Siregar yang mengundurkan diri pada 31 Januari 2026.

Momentum pergantian pimpinan OJK terjadi di tengah tekanan pasar, menyusul pengumuman MSCI Inc. terkait isu transparansi kepemilikan saham di bursa. Saat itu, IHSG dilaporkan mengalami pelemahan setelah pengumuman tersebut.

MSCI mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK untuk membenahi transparansi kepemilikan saham. Lembaga itu juga membekukan rebalancing bobot saham Indonesia di indeks globalnya, sembari memberikan tenggat hingga Mei tahun ini bagi pengelola bursa untuk melakukan perbaikan.

Kiki menilai perhatian MSCI tersebut berdampak besar terhadap pasar. “Konsen dari MSCI itu menyebabkan koreksi yang sangat signifikan dan sangat dalam kepada market kita, kapitalisasi market kita juga terkoreksi cukup dalam,” kata Kiki kepada awak media usai rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/3/2026).