Meulaboh—Turnamen mini soccer antar-unit kerja Universitas Teuku Umar (UTU) bertajuk KADO CUP V 2026 resmi berakhir. Pada laga final yang digelar di Lapangan Royal 2 Istimewa, Seuneubok, Aceh Barat, Minggu (8/2/2026) malam, tim Biro Umum dan Keuangan (BUK) keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) dengan skor 4-1.
Turnamen yang diinisiasi sivitas akademika UTU dalam komunitas “Bapack-Bapack Kampus” ini berlangsung selama tiga pekan, sejak 24 Januari hingga 8 Februari 2026. KADO CUP V disebut sebagai transformasi dari turnamen futsal yang digelar pada tahun-tahun sebelumnya, dengan perubahan format ke mini soccer untuk memperluas ruang lingkup permainan serta meningkatkan kapasitas penonton dan suporter.
Ketua Panitia, Yasir Harie Mufti, S.AK., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan diikuti berbagai unit kerja yang dibagi ke dalam dua grup. Turnamen dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, SE., M.Si.
Dalam sambutannya, Zulfirman menekankan bahwa turnamen ini tidak semata berorientasi pada kompetisi, melainkan juga kesehatan dan kebersamaan. “Acara ini diadakan untuk mempererat silaturahmi antar-sivitas akademika UTU agar lebih saling mengenal dan berinteraksi, sekaligus menjaga kesehatan dengan berolahraga,” ujarnya sesaat sebelum melakukan tendangan bola pertama sebagai simbol pembukaan.
Menuju partai puncak, BUK melaju ke final setelah mengalahkan FISIP dengan skor 4-0 pada babak semifinal. Sementara BAK harus melalui laga ketat hingga adu penalti untuk menumbangkan Unit Penunjang Akademik dan Lembaga (UPLA).
Perebutan tempat ketiga yang juga berlangsung Minggu malam dimenangi tim FISIP. Mereka memastikan posisi juara tiga setelah unggul dalam drama adu penalti melawan UPLA.
Selain pertandingan, KADO CUP V turut dimeriahkan berbagai permainan untuk suporter, seperti tantangan menendang bola ke gawang setelah berputar dan tebak skor. Sejumlah sponsor disebut turut mendukung kegiatan ini, di antaranya Fujiyama Coffee, Kinesio Aceh, SIB, WiraLab, dan Donat Iswana.
Sementara itu, Kausar, S.IP., yang disebut sebagai pemain terfavorit, berharap turnamen ini dapat terus berlanjut. Ia menilai kegiatan tersebut memberi dampak positif karena menjadi ajang berolahraga sekaligus memperkuat silaturahmi. “Semoga konsisten dilaksanakan setiap tahun,” katanya.

