Dompu – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Hu’u yang digelar di Desa Adu berlangsung meriah. Kekompakan pemerintah desa, masyarakat, serta dukungan dunia usaha dalam menyukseskan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Dompu.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Dompu, Ardiansyah, SE., menilai kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan panitia penyelenggara mencerminkan hubungan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut pola kerja sama seperti itu patut dicontoh melalui kegiatan-kegiatan serupa.
Menurut Ardiansyah, MTQ menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat pemahaman Al-Quran, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta menumbuhkan nasionalisme dan persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menekankan bahwa tujuan MTQ tidak hanya membangun prinsip-prinsip dasar keislaman sebagai pedoman hidup di tengah masyarakat, tetapi juga berperan sebagai alat pemersatu bangsa.
Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga mendorong peserta yang belum meraih juara agar terus belajar dan berlatih. Ia turut meminta para guru ngaji dan pembimbing untuk terus memotivasi serta melatih anak didik, termasuk melanjutkan pembinaan di TPQ di masing-masing desa.
Sementara itu, Camat Hu’u, Muhammad Iswan, SKM., menyampaikan bahwa MTQ ke-XXXI di Desa Adu tahun ini diikuti dengan antusias, tidak hanya oleh peserta, tetapi juga masyarakat yang hadir sebagai penonton. Ia juga menyoroti kekompakan jajaran pemerintah desa se-Kecamatan Hu’u dalam mendampingi kafilah masing-masing.
Iswan menambahkan, aparat keamanan dari Koramil dan Polsek Hu’u turut mendampingi masyarakat untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia menilai sinergi dan komunikasi di Desa Adu berjalan baik sehingga pelaksanaan MTQ dapat berlangsung lancar. Ia berharap kolaborasi dan sinergi tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama untuk pelaksanaan MTQ tahun berikutnya di Desa Marada.
Kepala Desa Adu, Alwi, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tersebut. Ia menyebut dukungan datang dari dunia usaha, tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta petugas keamanan. Menurutnya, pelaksanaan yang aman, lancar, dan ramai dihadiri warga merupakan hasil dari kolaborasi dan komunikasi yang terjalin baik.
Pada MTQ tingkat Kecamatan Hu’u tahun 2026 ini, Desa Sawe kembali keluar sebagai juara umum untuk ketiga kalinya. Dengan capaian tersebut, piala bergilir yang diraih ditetapkan menjadi piala tetap bagi Desa Sawe.
MTQ Kecamatan Hu’u melombakan delapan cabang, yakni Tilawah Dewasa, Tilawah Remaja, Tilawah Anak-anak, Tartil, Hafiz 1 Juz dan Tilawah, Hafiz 5 Juz dan Tilawah, Hafiz 10 Juz dan Tilawah, serta Syahril Quran.