BERITA TERKINI
Topindo Tetapkan Harga IPO Rp125 per Saham, Lepas 875 Juta Saham

Topindo Tetapkan Harga IPO Rp125 per Saham, Lepas 875 Juta Saham

PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp125 per saham. Dalam aksi korporasi ini, perseroan melepas 875 juta saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan nilai total penawaran umum mencapai Rp109,35 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui siaran pers di Jakarta.

Jadwal penawaran dan pencatatan

Harga IPO Rp125 berada di batas atas rentang penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung pada 15–19 Januari 2024, yakni Rp115–Rp125 per saham.

  • Masa penawaran umum: 1–5 Februari 2024
  • Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI): 7 Februari 2024
  • Penjamin pelaksana emisi efek: MNC Sekuritas dan Erdhika Elit Sekuritas

Penerbitan waran seri I

Selain saham, TOSK juga menerbitkan 262,5 juta waran seri I yang diberikan secara gratis. Setiap pemegang 10 saham baru akan memperoleh 3 waran seri I.

Setiap waran memberikan hak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp145. Total hasil pelaksanaan waran seri I disebut dapat mencapai maksimal Rp38,06 miliar.

Profil singkat dan fokus bisnis

PT Topindo Solusi Komunika Tbk merupakan perusahaan rintisan yang didirikan pada 2018. Perseroan disebut sebagai pengembangan dari platform Top Pulsa milik Seiko Manito selaku pendiri, yang awalnya berfokus pada bisnis penjualan pulsa sejak 2009.

Pada periode 2019 hingga 2021, TopindoPay mengembangkan fitur aplikasi, termasuk produk virtual dan produk FMCG yang dijual secara online, serta merilis aplikasi untuk Android dan iOS. Pada 2022, TopindoPay melakukan rebranding menjadi Topindoku.

Melalui platform Topindoku, TOSK menawarkan berbagai produk, antara lain pulsa, paket data, token, voucher game, tiket perjalanan, pembayaran tagihan, hingga produk retail. Target pelanggan utama perseroan adalah pelaku UMKM seperti warung atau kedai yang menjadi mitra TOSK.

Pada 2023, platform Topindoku tercatat memiliki lebih dari 995.000 pengunduh di Playstore dan 23.500 pengunduh di App Store, serta memiliki 25 gerai dan 66 Top Up Point (TUP). Perseroan berdomisili di Kota Singkawang, dengan jaringan operasi mayoritas tersebar di wilayah Kalimantan.

Catatan pasar

Masuknya Topindo Solusi Komunika ke pasar modal menambah daftar antrean perusahaan yang akan melantai di BEI. Kondisi ini dinilai turut memunculkan optimisme bahwa pertumbuhan IPO tahun ini dapat menyamai capaian tahun sebelumnya.

Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, menilai sentimen pemilu tidak serta merta menjadi faktor penentu perusahaan untuk melakukan IPO. Ia menyebut IPO 2024 berpeluang berakhir sama dengan kondisi tahun lalu karena pemilu dinilai tidak membawa dampak signifikan terhadap saham IPO.