Bank Sentral Eropa (ECB) kembali memangkas suku bunga deposito sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%. Kebijakan ini menandai pemotongan kelima sejak Juni 2024, diambil saat ekonomi kawasan euro masih lesu dan laju inflasi kian mendekati target 2%.
Keputusan tersebut sejalan dengan prediksi seluruh analis dalam survei Bloomberg. ECB tetap menggambarkan arah kebijakan moneternya sebagai “restriktif”, yang mengindikasikan peluang pemangkasan lanjutan masih terbuka.
Dalam pernyataan resminya, ECB menyebut proses penurunan inflasi berjalan sesuai harapan. “Proses disinflasi berjalan dengan baik,” kata ECB. Bank sentral juga menilai perekonomian masih menghadapi tantangan, namun peningkatan pendapatan riil serta dampak kebijakan moneter yang kian mereda diharapkan dapat mendorong permintaan dalam beberapa waktu ke depan.
Meski inflasi sempat mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir, ECB tetap optimistis target inflasi 2% dapat tercapai tahun ini. Di sisi lain, perhatian pasar kini banyak tertuju pada lemahnya aktivitas ekonomi zona euro yang secara tak terduga mengalami stagnasi pada akhir 2024.

