Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). IHSG turun 0,37% ke level 7.362,12.
Pelemahan IHSG terjadi seiring koreksi di sejumlah bursa utama kawasan Asia. Indeks Nikkei turun 1,04% ke 54.452,96, sementara Hang Seng melemah 0,70% ke 25.716,76. Adapun indeks Shanghai turun 0,10% ke 4.129,10 dan Strait Times terkoreksi 0,17% ke 4.855,33.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor saham di dalam negeri tercatat melemah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor barang konsumen non-primer yang turun 2,04%. Sektor barang baku dan sektor properti masing-masing turun 1,44% dan 1,38%.
Di sisi lain, tiga sektor menguat. Sektor transportasi naik 1,26%, diikuti sektor teknologi yang menguat 0,91% serta sektor keuangan yang naik tipis 0,03%.
Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan mencapai 1,61 juta kali transaksi. Total volume saham yang berpindah tangan tercatat 26,74 miliar lembar, dengan nilai transaksi Rp13,17 triliun.
Pergerakan saham didominasi penurunan. Sebanyak 461 saham ditutup melemah, 211 saham menguat, dan 149 saham stagnan.
Adapun emiten dengan penurunan terbesar (top loser) adalah FITT yang anjlok 14,90%. Selanjutnya FAST turun 14,57% dan DEFI melemah 14,55%.

