BERITA TERKINI
IHSG Turun Tipis ke 7.091,67, Asing Catat Net Sell Rp 686,13 Miliar; Sektor Keuangan Tertekan

IHSG Turun Tipis ke 7.091,67, Asing Catat Net Sell Rp 686,13 Miliar; Sektor Keuangan Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (30/3) melemah tipis setelah sempat terkoreksi lebih dalam pada awal sesi. Di awal perdagangan, IHSG sempat turun 2,1% ke level 6.945, namun penurunan berhasil dipersempit hingga akhir hari.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 5,39 poin atau 0,08% ke level 7.091,67.

Seiring pelemahan IHSG, investor asing membukukan jual bersih (net sell) Rp 686,13 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 678,17 miliar, sedangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi tercatat Rp 7,96 miliar.

Saham dengan net sell asing terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 461,4 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 242,1 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 241 miliar.

Sementara itu, saham dengan net buy asing terbesar tercatat pada PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 186,6 miliar, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) Rp 171,6 miliar, dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 101,2 miliar.

Dari kelompok LQ45, penguatan terbesar (top gainers) dibukukan oleh AADI yang naik 8,86%, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 6,62%, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 6,42%.

Adapun penurunan terdalam (top losers) LQ45 terjadi pada PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 4,67%, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 4,02%, serta BBCA yang terkoreksi 3,73%.

Secara sektoral, tujuh indeks sektoral menguat di tengah pelemahan tipis IHSG. Sektor energi memimpin dengan lonjakan 2,18%, disusul sektor teknologi yang naik 1,42% dan sektor transportasi dan logistik yang menguat 1,41%. Sektor barang konsumsi nonprimer naik 1,29%, sektor perindustrian terangkat 0,83%, sektor barang konsumsi primer naik 0,25%, dan sektor kesehatan menguat 0,14%.

Sementara itu, empat sektor tercatat melemah. Sektor keuangan menjadi yang tertekan paling dalam dengan penurunan 1,17%. Sektor barang baku turun 0,80%, sektor properti dan real estat melemah 0,46%, serta sektor infrastruktur turun 0,34%.

Aktivitas perdagangan mencatat total volume transaksi 25,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 14,94 triliun. Sebanyak 403 saham melemah, 272 saham menguat, dan 149 saham stagnan.

Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG masih membukukan kenaikan 0,99% termasuk perdagangan terakhir sebelum libur panjang. Namun, IHSG tercatat melemah selama tiga hari berturut-turut. Sejak awal tahun, IHSG tercatat turun 17,99%.