Para pembuat kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS) dan Eropa menunjukkan optimisme bahwa upaya menurunkan inflasi mulai membuahkan kemajuan menjelang kuartal terakhir 2023. Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde dijadwalkan menyampaikan pandangan terbaru mereka, di tengah perhatian investor pada sejumlah rilis data yang mengisyaratkan meredanya tekanan harga.
Laporan pada Jumat (29/9/2023) menunjukkan inflasi inti zona euro—yang mengecualikan komponen volatil seperti energi—bergerak pada laju paling lambat dalam satu tahun. Beberapa jam kemudian, indikator inflasi inti yang lebih disukai The Fed dilaporkan meningkat pada level paling kecil sejak 2020.
Menjelang rapat The Fed dan ECB
Dengan penutupan pemerintah AS yang berhasil dihindari pada Sabtu, para pejabat bank sentral AS akan mencermati rangkaian data lanjutan, termasuk angka inflasi lainnya, sebelum keputusan kebijakan The Fed pada 1 November. Data yang telah dirilis sejauh ini dinilai dapat membuka ruang bagi The Fed untuk membangun alasan menahan kenaikan suku bunga pada November.
Di Eropa, ECB hanya akan memiliki versi yang lebih lengkap dari data inflasi September sebelum rapat 26 Oktober 2023. Sementara itu, laporan inflasi Oktober dan estimasi pertumbuhan kuartal ketiga dijadwalkan terbit setelah pertemuan tersebut. Kenaikan lanjutan biaya pinjaman pada Oktober tidak diantisipasi, dan data akhir pekan lalu dinilai berpotensi melemahkan dorongan untuk kenaikan suku bunga ECB pada Desember.
David Powell, Senior Economist Bloomberg, menyatakan ECB mungkin telah selesai menaikkan suku bunga. Menurutnya, sejumlah ukuran kenaikan harga yang mendasari menurun, survei mengindikasikan penurunan aktivitas yang signifikan, dan penyaluran kredit melemah dibandingkan masa krisis euro. Namun, ia menilai ECB masih membutuhkan waktu cukup lama untuk memiliki keyakinan menurunkan suku bunga.
Agenda pidato pejabat bank sentral
Powell dijadwalkan bergabung dengan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker dalam diskusi meja bundar bersama pekerja dan pemimpin bisnis kecil pada Senin (2/10/2023). Sejumlah presiden bank regional The Fed lainnya—Loretta Mester, Raphael Bostic, dan Mary Daly—juga dijadwalkan berbicara pada pekan berikutnya.
Di pihak ECB, Lagarde akan menyampaikan pidato pembukaan pada Rabu (4/9/2023) dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan ECB. Wakil Presiden ECB Luis de Guindos juga dijadwalkan berbicara pada hari yang sama di Siprus. Pembicara lain pada pekan tersebut mencakup kepala ekonom Philip Lane serta kepala bank sentral Jerman dan Prancis.
AS dan Kanada: fokus pasar tenaga kerja dan aktivitas bisnis
Data ekonomi di AS pekan ini mencakup dua laporan penting terkait ketenagakerjaan. Laporan JOLTS Agustus pada Selasa dan nonfarm payrolls September pada Jumat diperkirakan menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih longgar.
Rasio lowongan pekerjaan terhadap jumlah pengangguran—yang menjadi barometer utama keketatan pasar tenaga kerja bagi The Fed—diperkirakan turun menjadi 1,4, menurut Bloomberg Economics. Perekrutan juga diperkirakan melemah tajam bulan lalu setelah lonjakan sementara di sektor rekreasi dan perhotelan pada musim panas, yang dikaitkan dengan tur konser Taylor Swift dan Beyonce.
Sejumlah indikator sektor swasta juga menjadi perhatian. Indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) pada Senin (2/9/2023) diperkirakan menunjukkan kontraksi selama 11 bulan berturut-turut. Indeks aktivitas jasa ISM yang dirilis Rabu diperkirakan mengindikasikan pertumbuhan yang sedikit lebih lambat. Pada hari yang sama, data dari ADP Research Institute diproyeksikan menunjukkan pertumbuhan moderat dalam ketenagakerjaan sektor swasta.
China dan Asia: sinyal konsumsi dan pemulihan perdagangan
Di Asia, China memasuki periode libur selama sepekan yang dinilai dapat menjadi uji konsumsi, termasuk seberapa besar masyarakat bersedia bepergian dan berbelanja. Sebelumnya, data PMI pada Sabtu menunjukkan aktivitas manufaktur kembali berekspansi untuk pertama kalinya dalam enam bulan, menjadi sinyal bahwa sebagian ekonomi mulai menemukan pijakan.
Dari Korea Selatan, data perdagangan pada Minggu menunjukkan penurunan ekspor semakin mereda pada September, yang dipandang sebagai tanda positif pemulihan perdagangan global. Sejumlah data PMI juga dirilis pada Senin (2/9/2023), termasuk dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

