Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara resmi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Kota Denpasar Tahun 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali. Penyerahan dilakukan pada Selasa (31/3) di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Denpasar.
Penyerahan LKPD tersebut dilaksanakan serentak secara simbolis dan digital bersama Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Laporan diterima Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, para bupati se-Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali I Dewa Made Indra, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, para sekretaris daerah se-Provinsi Bali, kepala inspektorat se-Provinsi Bali, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Satria Perwira menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Pemprov Bali bersama kabupaten/kota se-Bali menyerahkan laporan keuangan secara serentak kepada BPK RI Perwakilan Bali. Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam pelaporan keuangan.
BPK juga mendorong pemerintah daerah untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sekaligus meningkatkan kualitasnya. Ia menyampaikan apresiasi atas tindak lanjut rekomendasi BPK yang terus dioptimalkan oleh jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali.
“BPK mendorong pemerintah daerah untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan kemanfaatan opini WTP, untuk ini diperlukan peningkatan kompetensi SDM yang berkelanjutan. Dalam kesempatan ini kami sangat mengapresiasi capaian pemerintah daerah yang telah mencapai 90-96 persen capaian indikator tindaklanjut rekomendasi WTP,” ujarnya.
Sementara itu, Jaya Negara menyatakan Pemkot Denpasar siap mendukung pemeriksaan rutin oleh BPK RI sesuai amanat undang-undang tentang laporan keuangan pemerintah daerah. Ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan, terutama dalam penyediaan data pendukung dan pelaksanaan wawancara.
Jaya Negara mengatakan pihaknya bersyukur dapat menyerahkan laporan keuangan tepat waktu. Ia menilai laporan tersebut masih perlu penyempurnaan dan berharap mendapat tuntunan serta bimbingan dari BPK agar Denpasar kembali layak menyandang predikat WTP dengan kualitas yang lebih baik dari tahun sebelumnya.