New World Group (NWG) akan menyelenggarakan Financial Expo 2026 di Kota Ho Chi Minh pada 29 Maret 2026. Acara ini ditujukan untuk menghubungkan komunitas investor, pakar, dan lembaga keuangan dalam satu ruang untuk berjejaring, belajar, serta memperoleh pengalaman praktis terkait keuangan digital.
NWG menyebut agenda ini dirancang untuk membantu masyarakat yang ingin memahami tren investasi di era digital. Fokus kegiatan mencakup penyebaran pengetahuan mengenai blockchain, AI, fintech, dan ragam aset digital yang berkembang secara global, sekaligus memberikan bimbingan investasi agar investor membangun pola pikir keuangan berkelanjutan, mengakses tren baru dengan aman, dan tetap mematuhi hukum.
Selain itu, penyelenggara menekankan pentingnya menghubungkan ekosistem melalui jembatan antara investor, bursa, dan pakar keuangan guna mendorong terbentuknya komunitas investasi yang transparan dan profesional. Tema lain yang diangkat adalah masa depan keuangan digital dan arus kas dalam ekonomi digital Vietnam, penguatan keamanan untuk melindungi aset di dunia maya, serta inovasi fintech yang dinilai berpotensi mengubah dinamika pasar.
Dalam konteks aset digital dan ancaman keamanan siber, Vivien Li menilai salah satu keputusan terpenting bagi investor adalah memilih platform perdagangan yang tepat. Ia menyarankan investor memprioritaskan bursa dengan mekanisme keamanan yang jelas, transparan, dan dapat diverifikasi, seperti sistem khusus semisal Shield Fund senilai 150 juta dolar AS, sertifikasi keamanan internasional ISO/IEC 27001 (ISMS), publikasi bukti cadangan, verifikasi Merkle Tree, serta rekam jejak operasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, indikator tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap infrastruktur, kepercayaan pengguna, dan pengendalian risiko. Namun, ia juga mengingatkan bahwa banyak ancaman saat ini tidak selalu menyerang platform secara langsung, melainkan menargetkan pengguna melalui phishing, aplikasi palsu, atau manipulasi psikologis. Karena itu, kehati-hatian pribadi tetap diperlukan meskipun menggunakan platform bereputasi, dengan pendekatan yang menggabungkan platform tepercaya, kebiasaan keamanan yang disiplin, dan kewaspadaan berkelanjutan.
Penyelenggara juga menempatkan isu manajemen aset dan keamanan sebagai hal yang semakin krusial di era ekonomi digital. Financial & Security Expo—yang digambarkan sebagai konferensi tentang Keuangan dan Keamanan Digital untuk sektor perbankan, sekuritas, dan fintech—diarahkan untuk mendukung upaya membangun Pusat Keuangan Internasional di Vietnam serta mendorong penguasaan teknologi dan perlindungan aset digital secara berkelanjutan.
Di acara tersebut, kehadiran aplikasi E-Rent, layanan penyewaan pengemudi, turut menarik perhatian. Aplikasi ini diperkenalkan sebagai layanan pengemudi profesional yang ditujukan untuk mendukung perjalanan yang aman, fleksibel, dan cepat, serta berkontribusi pada budaya lalu lintas yang aman dan modern.
Pendiri E-Rent, Pham Than Dinh Khoi, menyampaikan bahwa layanan pengemudi profesional menawarkan sejumlah manfaat, termasuk aspek keselamatan, kenyamanan pemesanan melalui aplikasi, serta membantu pemilik mobil yang tidak ingin mengemudi saat lelah atau berada di bawah pengaruh alkohol. Ia menyebut pengemudi profesional memiliki pengalaman bertahun-tahun untuk membantu melindungi kendaraan dan penumpang, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman kapan saja dan di mana saja.
Khoi menambahkan, layanan ini juga ditujukan untuk mengurangi kekhawatiran pengguna seperti mencari tempat parkir, menghadapi kemacetan, hingga mengurangi kelelahan setelah pesta atau perjalanan jauh. Ia mengatakan mobil dapat diantar dengan aman ke rumah tanpa perlu ditinggalkan semalaman, sehingga dinilai dapat menekan risiko tabrakan maupun goresan.
Menurut informasi yang disampaikan, E-Rent menawarkan pengemudi profesional dengan proses seleksi ketat, pemahaman rute, serta pelatihan sikap pelayanan dan keterampilan mengemudi aman. Tarif juga disebut tercantum dan ditampilkan secara jelas di aplikasi sebelum pemesanan untuk menghindari biaya yang tidak perlu.
Di bagian lain, penyelenggara menyinggung perkembangan ekonomi berbagi digital yang dinilai memberi pengalaman bermanfaat bagi pengguna dan pelaku usaha pengembang aplikasi. Ekonomi berbagi digital juga disebut menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ekonomi hijau yang tengah diupayakan di berbagai negara.